SBY ‘Sentil’ Kerbau Ikut Demo 28 Januari

Cipanas-Seekor kerbau yang diajak ikut demo pada 28 Januari mengusik “ketenangan” Presiden SBY. Materi ini akan dibahas SBY hari ini. SBY mengimbau agar unjuk rasa dilakukan dengan menjunjung tinggi pranata dan kepantasan. “Kita bahas juga misalkan, unjuk rasa yang terjadi di negeri Pancasila ini mari kita bicarakan yang baik tanpa mengganggu yang lain dan tetap menjunjung tinggi pranata, kepantasan perlu dijaga,” kata SBY yang mengenakan baju safari warna gelap. Hal ini disampaikan dia saat memberi sambutan dalam pertemuan dengan menteri dan gubernur se-Indonesia di Istana Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Selasa (2/2/2010). SBY lalu mencontohkan, demo besar-besaran menyambut 100 hari pemerintahannya pada 3 hari lalu. “Di sana ada yang teriak-teriak SBY maling, Boediono maling, menteri-menteri maling. Ada juga demo yang bawa kerbau. Ada gambar SBY. Dibilang, SBY malas, badannya besar kayak kerbau. Apakah itu unjuk rasa? Itu nanti kita bahas,” papar SBY. SBY mengimbau agar demokrasi yang merupakan bagian dari reformasi dilakukan dengan bermartabat. 6 Isu Dalam kesempatan itu, SBY menyampaikan ada 6 isu yang akan dibahas. Pertama, masalah tata ruang seperti pertanahan dan sinkronisasi pusat dan daerah. Kedua, masalah pangan baik dari hulu maupun hilir, termasuk suplai stabilitas harganya. “Ini menyangkut hajat hidup rakyat,” kata SBY. Ketiga, masalah energi. “Tekanannya pada listrik agar bagaimana tahun ini byar pet listrik tidak terjadi,” ujar dia. Keempat, infrastruktur seperti jalan, jembatan dan sebagainya. Karena kita ingin betul membangun national connectivity. Kelima, program pro rakyat seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi kecil, koperasi. Terakhir, reformasi birokrasi, penegakan hukum, demokrasi, keamanan dan sebagainya. (aan/nrl)

Anwar Khumaini – detikNews

March 30, 2010. Uncategorized.

Leave a Comment

Be the first to comment!

Leave a comment

Trackback URI